Friday, October 31, 2014

Aku Pengecut


Sampai sekarang aku masih menulis disini, ditempat yg seharus kau tau, tempat yang swharusnya hanya milik kamu, tempat yang hanya ada kita.


 Sampai sekarang pun kamu gk pernah tau kalo aku selalu menangis untuk kamu, bahkan ketika kamu menjauhi aku, aku masih menangis karena kamu, bilang putus ke kamu sudah cukup membuat aku menangis, walau kau tak menghiraukan kata- kataku.


 Apa aku salah pilih kamu? Berkali- kali aku bertanya pada diri aku sendiri, apa alasan aku memilih kamu itu salah? Apa aku yang salah? Salah bicara? Salah bersikap? Apa aku yang salah?


 Aku ingin jadi temanmu, agar ketika kita bisa saling berbagi cerita, apapun igu, sebagai sahabat, yang saling mendengarkan, memberi saran, dan memperhatikan, tapi setiap aku seperti itu kau mundur satu langkah menjauh, dan itu seperti mengiris perlahan hati dan pikiranku, membuang logikaku, dan membuat aku bersikap bodoh.


 Apa aku salah sayang? Pilih kamu?
 Berkali-kali aku tanyakan, tapi hanya diam jawaban kamu.


 Apa aku salah sayang dan cinta sama kamu? Aku tanya lagi-lagi dan lagi tapi tak ada jawabanya dari mulut kamu.


 Apa aku terlalu buruk untuk memilih kamu?


 Aku tak pernah berani membayangkan setiap jawabanmu.
 Aku tak pernah berani, aku pengecut, aku pengecut, aku pengecut, aku pengecut, aku pengecut

Monday, October 20, 2014

Ketika laki-laki berbohong untuk kesenangannya

Terkadang, kita, perempuan hanya bisa menangis ketika mereka, laki-laki, berkata bohong, entar mengapa kita hanya menangis.

Hai kalian laki-laki tak sadarkan kalian kami perempuan mau seberapa hebatnya kami berevolusi kami tetap merasakan sakit.

Hai kalian laki-laki tau kah kalian, kami perempuan seberapapun dinginnya sikap kami ketika melihat seorang anak, hati kami luluh, melihat hewan2 yang butuh belas kasihan kami menitikkan air mata.

Hai kalian laki-laki tau kah kalian, kami perempuan hanya ingin melihat kejujuran dari sorot mata kalian, bukan pembuktian berlebihan.

Apa kalian tak pernah tau atau pura2 tidak tau?

Hati kami itu Selembut belaian kami kepada kalian ketika kalian terjatuh dan sakit, mata kami muda meneteskan air mata terutama ketika kalian menceritakan kesedihan dan keraguan dalam hati kalian, pendirian kami mudah luluh dengan tatapan dari kalian

Ya kami selemah itu tapi kami tidak bodoh, kami tau apa yang terjadi bahkan ketika kami memejamkan mata.

Kemarin kau mencoba menutup mataku, menjadikan aku buta, tapi justru aku dapat melihat dengan jelas siapa kau sebenarnya.

Hari demi hari semakin kau menutup mataku, semakin aku tau kau menyembunyikan banyak hal dariku.

Semakin kau tutup mata ku, kau semakin tak sadar aku masih bisa bicara kebenaran

Semakin kau menggelapkan mataku, maka suaraku makin lantang berkata benar

Tapi apa kau tau jika kau membuka mataku, hanya ada kesedihan untukmu disana, bukan amarah, bukan sikap memberontak, hanya kesedihan melihat kau

Jika saja kau tak pernah menutup mataku, maka kau tak akan pernah mendengar hal yang tak kau sukai, walaupun itu suatu kebenaran

Jika saja kau membiarkan aku melihat, kau akan merasakan kebenaran dari ucapanku bagai air di padang pasir

Andai kau tak membuat kesalahan itu, kita masih saling mencintai, saling peduli, saling bercerita banyak hal, saling percaya.

Semoga kau segera sadar sayang, mata ku bukan hanya mata fisik.

Dolly Maylissa

Monday, October 13, 2014

Jual Paket Hidroponik

Kami adalah toko online penyedia peralatan hidroponik.
Menyediakan paket pemula bagi yang baru belajar hidroponik,
Paket Murah Meriah (Rp. 50.000)  terdiri dari :
- Nutrisi 250gr
- Benih
- Busa
Paket Single (Rp.100.000) terdiri dari :
- Nutrisi 250gr
- Benih
- Rockwool
- 1 Bak nutrisi dan tutupnya
- Gelas plastik dan kain flanel
Paket Dobel (Rp.150.000) terdiri dari :
- Nutrisi 250gr
- Benih
- Rockwool
- 3 Bak nutrisi dan tutupnya
- Gelas plastik dan kain flanel
Paket tersebut merupakan paket sistem wick.

Sementara yang tersedia adalah yang paket tersebut, tidak bisa beli satuan.
SMS ke 085885829027
dengan Format : Nama anda_nama paket dan jumlahnya_alamat anda
Pin BBM : 7EABE968 (hanya untuk panduan tanam)

Wednesday, October 1, 2014

Menyambi Hidroponik

Hidroponik mungkin salah satu obsesi terpendamku, dari jaman sd dulu ketika praktek menanam diatas kapas dan bisa tumbuh langsung mikir berarti bisa ya menanam tanpa tanah, namanya juga anak sd jadi ya pengetahuannya segitu doang, dulu sempet punya niat masuk smk pertanian, tapi sayangnya dilarang, jadi malah nyasar di jurusan hukum, gak papa sih, toh suka juga.

Ternyata keinginan masuk kuliah pertanian diteruskan oleh adikku, senangnya, paling tidak bisa belajar dari dia tanpa kuliah. hehehe

Adik saya skripsinya kebetulan mengenai hidroponik, saya ikutan praktek jadinya, mulai dari baca data, menyiram, mengukur tinggi tanaman dan menghitung jumlah daun, ngerasa jadi anak kuliahan lagi, hehehe.

Dari praktek tugas akhir itulah saya banyak belajar, bagaimana tanaman bisa tumbuh dengan media selain tanah, ya cara hidroponik yang saya pelajari, mulai dari sistemnya, cara kerjanya, nutrisinya dan perawatannya. Gak belajar banyak, sedikit tapi bermanfaatlah.

Tugas akhir adik saya kemarin menggunakan nutrisi dari limbah air tahu, ternyata air tahunya gak seimbang kandungan unsur mikro dan makronya, hasilnya jadi tanaman kecil dan daunnya kuning tapi hasil tanamannya disimpan dikulkas selama 2 minggu gak rusak dan gak layu. Setelah praktek selesai dan jumlah tanaman masih banyak jadinya saya mulai tambah nutrisi khusu untuk hidroponik, asal saja, tapi tiap seminggu saya naikkan 2xlipat. Kenapa asal soalnya saya belum punya alat menghidung tds dan phnya, hihihi, namanya juga coba-coba.

Tak disangka hasil sayurannya jadi bagus dan wah deh pokoknya, waktu itu yang ditanam adalah caisin
 ini sisa prakteknya, masih keliatankan daunnya menguning, tapi itu sudah lebih baik, tadinya lebih parah dan pendek-pendek, itu setelah dikasih tambahan nutrisi.
ini caisin yang ditanam bareng tapi tanpa tambahan limbah tahu, beda warnakan. (eh ada kangkungnya nyempil)

ini foto hasil sebagian caisin diatas ketika dipanen,
dan ini sisanya, mantap toh, biar sudah lewat masa panennya tapi rasa tidak pahit dan juga ukuran daun besar-besar, ini akar sudah dihilangkan, tapi ketika disimpan disiram air sedikit eh tunasnya mah kearah samping, masih bisa numbuh, bahkan sampai di masukin kulkas masih numbuh, berhenti tumbuhnya ketika dimasak, hehehe.

Hasil panen dibagi ke tetangga dan saudara, sisanya dimasak bersama mie, dimasak agak lama, batang dan daunnya masih kriuk-kriuk, sempat bikin jus juga campur melon dan susu, rasanya jadi kaya jus alpukat, tidak ada rasa pahit dan hanya ada harum melon. Nyoba juga dicampur jus jerus malah aneh rasa dan baunya, hehehe.

Selain tanam caisin tanam kangkung juga, itu foto diatas kangkung usia sebulan, ini hasil panennya
  mantap toh, panjang dan gemuk-gemuk dan tidak alot.

Saya juga sempat menanam melon, sudah berbunga tapi tiba-tiba serangan panas datang, tanaman kepanasan dan daun mengering, lalu hama datang kandas sudah harapan si melon berbuah, hiks. Masih ada sih 2 tanaman melon tapi belum berbunga, harus tambah nutrisi buah tampaknya.

Kangkung dan caisin habis saatnya tanam seledri,
 tadaaa,,, Harum selsdrinya semerbak, itu baru usia 2/3 mingguan (11/9) , ini foto baru saja (2/10)
 
mnatab toh, banyak cabangnya dan seger daunnya.

Saya juga coba-coba menanam kacang panjang


 memang buahnya belum banyak tapi ya harus terus belajar.

Kendalanya dalam praktek hidroponik adalah, saya belum mengerti menghitung ppm dan ph, karena gak punya alatnya, saya juga gak sabar nunggu benihnya bertunas. Coba berbagai cara menyemai yang benar, tapi saya tetap gak sabaran, hehehe, tapi paling cepat ya benih direndam air hangat dulu sebentar, tapi kacang-kacangan sebaiknya jangan direndam diair hangat ya, air hangatnya dikasih garam/micin sedikit, rendam 1/2-12 jam, baru deh dipindah ke media.

Saya menanam di busa, gak pake sekam atau cocopeat, asal lembab ya masih bisa tumbuh, tapi jangan direndam ya, busuk benihnya, hahaha, atau jangan dijemur matahari, bisa-bisa lumutan, tapi masih bisa tumbuh, bersihin aja lumut diatasnya, kalau sama saya benih yang tidak tumbuh saya cek apakah busuk atau tidak, kalau tidak tetap saya taro dimedia dan diberi air nutrisi.

Kalau orang lain menghadapi kendala dalam hidroponik ada hama, kalau saya kucing, anak kucingnya badung banget dah, injek-injek dan tanamannya dibuat mainan. Tapi sempat disemutin tanamannya dan ada kutu arpidhnya, kalau semut sih gak papa, justru karena semut pohon sawo saya jadi manis hasil sawonya.

Sekian, terima kasih, tetap belajar.