Tuesday, May 19, 2015

Saya bukan pejuang dimata mereka

Hidup terkadang berat, bukan karena hari-hari yang dilalui, kejadian yang dialami, tapi karena pandangan mata mereka.

Mereka tak bisa melihat saya, saya yang sebenarnya, tenaga yang saya keluarkan untuk hidup, motivasi dan tujuan saya, tak ada yang bisa melihatnya.

Saya bukan pejuang dimata mereka, tidak sukses, tidak banyak uang, tidak berharta, tapi mereka lupa ilmu adalah harta yang ajaib.

Saya bukan tentang juara, bukan tentang piala, saya itu mandiri, penyayang, sosial, pendidik. Mereka tak bisa lihat itu.

Saya bukan pejuang dimata mereka, saya yang sebenarnya adalah pembangun.

Dan bahagianya saya, mereka tak sadar akan hal itu.

Dolly Maylissa

Wednesday, May 6, 2015

Pelatihan Hidroponik bulan Mei

Ayo ikut kopdar HIDROPONIK TANGERANG RAYA, Dengan materi "Pengenalan Hidroponik bagi pemula" di Resto Sari Rasa Citra Raya hari minggu 10 mei 2015, Registrasi 50.000 TERBUKA UNTUK UMUM Pendaftaran ke 085885829027

Friday, May 1, 2015

Laki-laki dalam mimpi

Lagi-lagi aku bermimpi laki-laki itu, laki-laki yang  tidak pernah aku kenal dan aku liat. Seperti sebuah  gambaran kejadian tapi aku tak jelas melihatnya, yang sangat jelas terlihat dan aku rasakan adalah genggaman tangannya yang kuat dan menghangatkan, jangankan genggaman tangan aku masih ingat benar sentuhan jarinya di jemariku. Entah siapa dia aku benar-benar dibuat tak bisa berpikir selain dirinya, apakah itu gambaran sosok kekasihku atau orang lain. Yang aku ingat hanya tangannya tak lepas dari tanganku setiap ia muncul dalam mimpiku.

“Kenapa Za,diam saja melihat langit?”
“Hai Dun.”
“Kenapa liat langit seperti itu?”
“Mencari jawaban.”
“Cari jawaban? Cari jawaban itu diperpustakaan.”
“Bukan soal ujian. Soal mimpi.”
“Maksudnya soal mimpi itu apa? Kamu mimpi sesuatu yang aneh?”
“Iya, Seorang laki-laki yang suka menggenggam tanganku.”
“Pasti laki-laki itu…”
“Bukan seseorang yang aku kenal.”