Wednesday, July 15, 2015

Sehari seblum lebaran

Indahnya hari terakhir puasa, semoga besok memang benar lebaran,,, suasanya tenang, cerah, sejuk, awan tampaknya gembira dengan kehadiran angin. Melayang layang meraka disana pindah, berjalan terus, ah nikmatnya hari ini.

Selamat Idul Fitri
Semoga kita trlah berbenah duri, memulai kebiasaan baru, memulai semangat baru dan menemukan kehidupan yang baru.

Kurangi marah, ambekan, emosian, tambahi sikap manis tapi bukan menjilat, tambahi sikap pengertian dan sikap masuk akal, tambahi kasih sayang pada orang tua, adik, kakak, sahabat, dan kekasih tentunya. (note buat saya)

Dm_shadaa

Sunday, July 12, 2015

Cinta tak bersemi kembali part 2

Dania hanya memandang layar komputer didepannya, perlahan matanya memerah dan berair. Raj tak sengaja memperhatikannya dari dalam ruangan. Segera Raj berdiri dan mengetuk jendela, memberi tanda kepada Dania untuk ke ruangannya. Dania masih terpaku di tempatnya. Raj akhirnya mengahampiri Dania.
"Keruangan saya sekarang."
Dania kaget dan hanya bisa menatap Raj bingung.
Raj kembali keruangannya dan Dania mengikutinya.

"Ada apa?"
"Aku bertemu dia."
"Siapa?"
"A...A..."
"Ali?"
"Ya."
"Dimana?"
"Dia menunggu didepan kantor." Dania menatap Raj.
"Dia mengganggumu?"
"Tidak, tapi..." Seketika itu juga pecahlah tangis Dania.
Raj hanya memegang tangan Dania, menghapus airmatanya dan mengusap lengannya.

Dania bangkit dan keluar ruangan, Raj hanya menghela napas dan memandang Dania.

Sisa hari kerja Dania hanya diam dan mengerjakan beberapa pekerjaan, tak menyapa Raj.

"Saya tunggu di tempat Ramen ya." Ucap Dania sambil melongok di ruangan Raj.
"Ya setengah jam lagi saya kesana."

Saturday, July 11, 2015

Cinta lama tak bersemi kembali 1

Dania sibuk dengan barang bawaannya, kertas-kertas, beberapa map dan dua buah tas kerja. Siang itu bukan hanya bawaannya yang menyusahkan tapi tiupan angin yang memainkan rambutnya. Dania menikmati saja waktunya yang singkat, dia harus bergegas menyerahkan bawaannya kepada atasannya.

Sebuah motor berhenti tepat dimuka badannya. Dania secara tak sadar melompat kebelakang. Untung saja bawaannya tidak terlepas. Segera Dania menghindari motor tersebut, tapi pengendara motor itu langsung menariknya.

"Ada masalah? Anda yang hampir menabrak saya. Saya terburu-buru." Dania  mulai kehabisan kesabaran, dia melangkah tergesah-gesah.

Hanya beberapa meter saja sudah sampai dikantornya. Pengendara itu memperhatikan Dania hingga masuk ke sebuah ruko.

"Dania, sudah ditunggu Pak Raj."
"Iya kak Asha, aku lama gara-gara hampir ditabrak orang tadi."
"Kamu terluka?"
"Tidak, aku menemui Pak Raj sekarang."

Dilain Hari.
"Dania, sudah dapat apa yang kau cari?"
"Belum, temani aku sore nanti ya."
"Ya, sekarang selesaikan dulu pekerjaan kita."
"Ya, belikan aku dimsum Pak bos."
"Baik Bu Bos."
Dania tiba-tiba berhenti.
"Ada apa?"
"Kayanya aku kenal motor itu, motor siapa ya?"
"Aku tidak tahu."
" Ya sudahlah."


Dm_shadaa