Tuesday, April 25, 2017

Saya tidak benci ahok

Saya bukan warga Jakarta,  tapi lahir di jakarta
Saya seorang muslim

Saya tidak benci pak ahok. Saya suka sikap tegasnya,  caranya menyelesaikan masalah di kota Jakarta.

Kenapa saya berani menulis opini saya tentang beliau?  Jakarta itu bukan milik penduduknya saja,  tetapi milik semua warga Negara Indonesia. Siapapun yang menjadi pemimpin suatu wilayah pastilah memiliki akibat terhadap wilayah atau penduduk wilayah lain. Maka menurut saya wajar saja kemarin aksi 411,212 dll banyak orang luar daerah ikut aksi. Maka janganlah beranggapan kalau Jakarta itu hanya khusus milik warga jakarta.

Seorang pejabat haruslah menjadi panutan,  menjadi panutan bagi warga lain, tidaklah pantas seorang pejabat berbicara seenaknya. Seorang anak kecil diajarkan bicara benar dan baik tapi kenapa pejabat yg sudah dewasa justru bicara tidak baik. Seorang anak kecil dilarang berbohong atau tidak membicarakan sesuatu yg tidak diketahuinya,  tapi kemudian kenapa pejabat banyak berbicara diluar pengetahuannya. Apa itu tidak menjadi sesuatu hal yang aneh? Ada yang salahkan pada pendidikan kita?  Atau cara bergaul kita?

Saya sangat menyayangkan kejadian yang menimpa pak ahok "keceplosan soal pemimpin non muslim". Menurut saya, Beliau telah berbicara diluar pengetahuannya serta beliau berbicara di depan umum. Ucapan beliau mau tidak mau membuat masyarakat muslim berpikir apakah hal itu benar atau tidak.  Ketika ucapan beliau memang benar adanya pengertian surat Al Maidah 51, maka umat muslim mau tidak mau, harus menjalankannya,  biar nurani tidak menerimanya. Wajar saja jika ada seorang muslim mengatakan tidak boleh memilih pemimpin non muslim.

Masyarakat Indonesia itu mayoritas muslim, wajar saja kesannya kejadian itu menjadi heboh. Tapi pasti banyak juga menyayangkan hal itu terjadi. Banyak yang sebelumnya mengidolakan beliau jadi berputar halauan karena ucapan beliau sendiri. Mungkin ini adalah salah satu Batu sandungan yang pasti membawa banyak akibat.

Saya sendiri berterima Kasih atas ucapan beliau,  beliau telah membuka banyak hati dan mata kaum muslim untuk mengenal agamanya lebih baik. Mungkin kalau awalnya hanya mengenal hukum perkawinan,  perceraian,  waris, jual beli, keuangan kemudian mengenal mengenai hukum tata Negara dalam islam,  peradilan, hukum hubungan antar umat dll. Kejadian ini seperti membawa angin segar bagi kaum muslim di Indonesia.

Soal aksi kemarin itu sebenarnya bukan karena kejadian ucapan itu saja.  Tapi lebih seperti kerinduan umat islam berkumpul dan berjihad bersama,  ditengah banyaknya sorotan negatif kepada Islam.

Semoga saja nanti akan ada pertemuan-pertemuan doa dan beribadah bersama tapi bukan karena kasus yang sama. Dan semoga pak ahok dapat tempat menyalurkan inovasi2nya.

Salam islah...

No comments:

Post a Comment